Senin, 20 Juli 2020
Nebkheperure Tutankhamun, dibaca 'Tuten amen amon' adalah Firaun dari Dinasti Kedelapan belas Mesir kuno, nama Tutankhamun boleh dibilang adalah yang paling dikenal masyarakat oleh masyarakat mesir. Dia juga dikenal dengan sebutan Raja Tut, penemuan makamnya benar-benar sangat luarbiasa karena banyak barang-barang berharga di dalamnya. Pada tahun 1922, Howard Carter menemukan makam Tutankhamun dan kemudian berita tersebut menyebar ke seluruh penjuru Mesir hingga akhirnya menjadi ikon Mesir Kuno. Namun, banyak orang tidak tahu tentang cerita dan sejarah hidupnya. Saat itu, Howard telah memicu intrik dan misteri tentang raja muda pada zaman Mesir Kuno. Banyak misteri dari kematian raja muda itu dan banyak sisi mistik yang dalam kematiannya.
Tutankhamun adalah anak dari Akhenaten yang merupakan suami dari Nefertiti yang diceritakan dalam legenda yang memiliki wajah yang cantik. Dia berkuasa pada tahun 1333 SM, pada usia sembilan atau sepuluh, dengan nama pemerintahan Tutankhamun. Dia diasuh oleh seorang wanita yang bernama Maia, hal ini diketahui dari penemuan makamnya yang terletak di Saqqara. Namun Tutankhamun sendiri bukan anak Akhenaten dan Nefertiti, dia merupakan anak hasil hubungan sang ayah dan adik kandungnya. Tutankhamun menikah dengan saudara tirinya yang bernama Ankhesenpaaten, yang saat ini dikenal dengan nama Ankhesenamun saat dia menjadi seorang raja. Tutankhamun memerintah mesir tidak terlalu lama karena dia meninggal di usia yang muda. Kematiannya menyisakan banyak misteri hingga saat ini.
Kematian dan juga kisah hidup Tutankhamun menjadi misteri. Kebijakan kontroversial yang dia buat adalah keputusan jika Mesir hanya akan menyembah satu dewa, yaitu Aten. Dulu, Mesir kuno memperbolehkan perkawinan sedarah, pernikahan sedarah adalah hal yang lazim, bahkan pernikahan antara orang tua dan anaknya. Detik-detik terakhir Raja Tutankhamun tidak tercatat sedikitpun. Penyebab kematian Tutankhamun masih menjadi perdebatan. Pada tes DNA dan pemindaian CT yang dilakukan menyatakan jika dia mengidap penyakit malaria. Ada sebuah keretakan dan sedikit cacat pada tulang kaki bawahnya, hal itu dipercaya karena efek dari perkawainan sedarah yang biasa dilakukan oleh para bangsawan mesir kuno. Beberapa orang berspekulasi jika Tutankhamun meninggal karena dibunuh, namun ada juga yang menyebutkan jika dia meninggal karena sebuah kecelakaan.
Di Mesir, hal-hal yang berhubungan dengan Mesir kuno sangat erat dengan hal mistis dan juga kutukan. Termasuk salah satunya adalah makam Tutankhamun. Bagi siapapun yang berani membuka makam Tutankhamun, maka dia akan dikutuk hingga mati. Tubuhnya digali pada saat masyarakat berupaya pulih dari dampak Perang Dunia I. Sebagian besar korban perang juga dikubur jauh dari rumah, tubuh mereka tidak pernah kembali. Banyak orang telah melupakan keberadaan Tutankhamun, hingga akhirnya pada tahun 1920 para arkeolog memulai penggalian pada makamnya. Makamnya dirampok setidaknya dua kali pada zaman kuno. Banyak orang yang berimajinasi tentang gambaran kehidupan raja Tutakhamun. Itu menghubungkan orang-orang ke tempat kuno. Lokasi makam itu hilang karena telah dikubur oleh kepingan batu dari makam setelahnya, entah karena disengaja atau karena disapu oleh banjir.
Wabah Semasa Shakespeare
Shakespeare menjalani seluruh hidupnya dalam bayang-bayang penyakit pes. Pada 26 April 1564, dalam daftar paroki Holy Trinity Church di...

hi developer we are here to help you to create dofollow backlinks click here
BalasHapus